Kuningan Informatif, Kamis 18 Juni 2026, membahas Geliat Ekonomi Kuningan : UMKM Naik Kelas, Pasar Nyaman, Industri Berdaya Saing, bersama narasumber Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Toni Kusumanto, AP., M. Si. , yang ditemani oleh 4 Kepala Bidang yaitu Kabid UKM Perindustrian Alvin Fitranda, ST, M. Si, Kabid Koperasi Tri Guna Handiki, SE, M. Si, Kabid Perdagangan Asep Tomi Novian, Se dan Kabid Pengelolaan Pasar Dede Suhardi, S. IP.
Di tahun 2026 Diskopdagperin berfokus untuk membangun dan menyelesaikan 10 program unggulan Bupati Kuningan yang salah satunya nata daya yaitu program pemberdayaan ekonomi , yaitu melakukan a penguatan di bidang perdagangan dan UMKM. Diskopdapgerin berkomitmen untuk memastikan para pelaku pasar dapat beraktivitas dengan optimal, sekaligus menjaga stabilitas harga demi kenyamanan konsumen.
Diskopdagperin bekerja sama dengan BULOG melakukan kegiatan operasi pasar murah yaitu KUNCI BUNDA (Kuningan Cegah Inflasi Bersama BULOG dan Pemerintah Daerah), kegiatannya berlangsung dipasar. dalam jangka waktu 1 tahun sebagai pasar pantauan, setiap hari senin dan kamis melaporkan perkembangan harga untuk komoditas di pasar.
Diskopdagperin melakukan pelayanan untuk pelaku UMKM mulai dari legalitas formal (NIB, sertifikat halal dll), pembinaan melalui PLUT(Pusat Layanan Usaha Terpadu) , yaitu ruang yang disiapkan oleh pemerintah untuk berkomunikasi, berdiskusi dan belajar untuk mengembangkan usaha serta bekerja sama dengan BUMN untuk melakukan pelatihan. Sementara untuk pemasaran, Diskopdaperin melakukan kurasi produk UMKM dengan Indo Marco, dari 40 yang diundang, 25 produk diterima untuk dipasarkan di IndoMarco (minimarket Indo Mart).
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara legalitas/kelembagaan ada 376 desa/kelurahan sudah terbentuk, fokusnya ke pembangunan gerai, untuk data per 1 Juni 2026 yang sudah 100% pembangunannya 56 gerai KDMP. Pembangunan fisik KDMP menjadi tugas PT.,Agrinas, sementara untuk Diskopdagperin sesuai dengan tugas pokok dan fungsi adalah melakukan pembinaan kepada KDMP. Pembinaan pertama adalah melakukan pemetaan potensi, yang kedua yaitu penguatan pengurus KDMP dan yang terakhir adalah melakukan kolaborasi untuk menguatkan sistem ekonomi di desa agar dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing desa. (dian)